Senin, Februari 9, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Bau Menyengat Resahkan Warga, DPRD Bekasi Sidak PT Mane di Cikarang

spot_img

Reportika.id || Kabupaten Bekasi — Keluhan warga terkait bau menyengat dari aktivitas industri kembali mencuat. Kali ini, aroma tak sedap diduga berasal dari PT Mane Indonesia yang berlokasi di kawasan Cikarang Industrial Estate, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

 

Aduan tersebut disampaikan warga sekitar pabrik kepada anggota DPRD Kabupaten Bekasi Komisi III. Menindaklanjuti laporan itu, Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi perusahaan.

 

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PKS, Saiful Islam, menjelaskan bahwa sidak dilakukan sebagai bentuk respons atas keresahan masyarakat yang terdampak bau dari aktivitas produksi perusahaan.

Baca Juga  Larangan Nikah Beda Agama dalam UU Perkawinan Konstitusional

 

“Ini adalah sidak atas dasar aduan masyarakat. Kami ingin memastikan langsung kondisi di lapangan. Dari penjelasan pihak perusahaan, memang diakui masih ada aroma yang keluar meski mereka telah melakukan sejumlah inovasi,” ujar Saiful, Senin (09/02/2026).

 

 

Menurutnya, pihak perusahaan menyatakan bahwa emisi aroma yang dihasilkan masih berada dalam ambang batas baku mutu yang berlaku. Namun demikian, DPRD tetap mendorong agar inovasi pengendalian bau terus ditingkatkan.

 

“Kami minta inovasi jangan berhenti, supaya aroma ini benar-benar bisa diminimalkan. Selain itu, kami juga mendorong agar program CSR perusahaan lebih diperhatikan, khususnya untuk warga sekitar yang terdampak langsung,” tegasnya.

Baca Juga  Kapolri Kembali Lakukan Mutasi 85 Pati dan Pamen

 

Saiful menambahkan, aktivitas industri tidak boleh mengabaikan kenyamanan masyarakat. Menurutnya, perusahaan harus hadir merangkul warga, salah satunya melalui bantuan sosial dan program pemberdayaan masyarakat.

 

Sementara itu, pihak manajemen PT Mane Indonesia mengakui bahwa proses produksinya memang menghasilkan aroma tertentu. Ayu, perwakilan manajemen PT Mane Indonesia, menjelaskan bahwa perusahaan bergerak di bidang produksi aroma makanan dan wewangian.

 

“Kami tidak menampik bahwa aroma produksi bisa tercium ke lingkungan. Namun kami pastikan aroma tersebut tidak berbahaya,” kata Ayu.

 

Ia memaparkan, perusahaan telah menerapkan berbagai teknologi pengendalian bau, seperti wet scrubber, thermal oxidizer, hingga teknologi terbaru berupa biofilter untuk menyerap aroma secara maksimal.

Baca Juga  Cacahan Diduga Uang Negara Berserakan di TPS Liar Setu, DLH Turun Tangan Selidiki Asal Usul

 

“Kami juga melakukan pemantauan rutin. Setiap dua jam sekali, petugas keamanan kami melakukan pengecekan di area sekitar,” jelasnya.

 

Ke depan, PT Mane Indonesia berkomitmen terus melakukan studi teknologi tambahan serta berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi guna memastikan pengendalian aroma berjalan lebih optimal.

 

“Kami terbuka terhadap masukan dari DPRD maupun masyarakat. Sidak ini menjadi evaluasi bagi kami untuk terus melakukan perbaikan,” pungkas Ayu.

 

Sul

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah