Reportika.id || Kota Bekasi – Warga Kelurahan Jakasetia mengeluhkan munculnya bau menyengat dari aliran Kali Baru yang melintas di kawasan permukiman. Selain berbau tidak sedap, air kali tersebut juga berubah warna menjadi kecokelatan, sehingga menimbulkan keresahan warga dan mengganggu pernapasan.
Keluhan ini disampaikan oleh Yati, warga Jakasetia yang rumahnya berada tidak jauh dari aliran Kali Baru. Ia mengaku sudah dua hari terakhir mencium bau menyengat yang diduga menyerupai bau bahan kimia dan belum juga hilang.
“Baunya menyengat seperti bau kimia. Sudah dua hari ini tidak hilang-hilang. Sampai saya menghirupnya pun terasa sesak di pernapasan. Padahal tidak ada hujan, tapi air kali tiba-tiba berubah warna menjadi kecokelatan,” ujar Yati. Kamis (08/01/2026)
Menurutnya, kondisi tersebut tidak pernah terjadi sebelumnya. Dampak bau menyengat ini membuat warga sekitar merasa resah dan khawatir terhadap kesehatan mereka. Keluhan serupa juga dirasakan warga di wilayah Jatiasih yang dilalui aliran kali yang sama hingga hari ini.
Warga berharap Pemerintah Kota Bekasi, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), segera turun tangan untuk menelusuri sumber pencemaran di aliran Kali Baru yang menyebabkan bau menyengat dan perubahan warna air tersebut.
Sementara itu, Ketua RT 04 setempat telah menyampaikan imbauan kepada warga agar tetap tenang. Ia memastikan bahwa dirinya juga turut terdampak bau menyengat tersebut.
“Sumber bau sampai saat ini belum ditemukan. Yang pasti, bukan berasal dari wilayah kita. Berdasarkan hasil penelusuran, wilayah Jatiasih yang dialiri kali yang sama juga terdampak bau menyengat,” ujarnya.
Sul




