Reportika.id || Karawang, Jawa Barat – Awal tahun 2026, sejumlah infrastruktur mulai tampak rusak, ditambah musim penghujan dengan intensitas hujan yang cukup tinggi, membuat ruas jalan yang terbuat dari aspal, sangat mudah rusak, ditambah sering tergenang air, sehingga lubang di jalan aspal menjadi semakin besar dan dalam.
Pantauan Reportika, sejumlah ruas jalan utama Pantura (Pantai Utara) Kabupaten Karawang, dari mulai Kecamatan Klari hingga Cikalong, Jatisari, terpantau banyak lubang di sepanjang jalan tersebut.
Hal itu tentu membuat banyak pengedara harus memperlambat laju kendaraannya, sehingga sering menimbulkan kemacetan. Terlebih, jalur tersebut sering dilalui oleh kendaraan-kendaraan besar seperti truk dan kontainer.
Salah satu pengedara truk, asal Lampung bernama Yudin menuturkan, jalan rusak yang berada di jalur Pantura Karawang, (Kali Asin hingga Pasar Cikalong), sangat banyak, sehingga mau tidak mau truk yang bermuatan berat harus memperlambat laju kendaraan, untuk menghindari lubang tersebut.
“Wah banyak banget lubang mas, kebetulan saya bawa singkong dari Lampung, mau di bawa ke perbatasan subang, bawa berat puluhan ton kaya saya kalo kena lubang takut mas, takut patas As roda, bisa bahaya, lebih baik pelan aja,” jelas Yudin.
“Ya harapannya mohon segera di perbaiki, masalahnya kan kalau truk barang bawaannya berat, sangat bahaya, apalagi kalau hujan, lubangnya gak kelihatan, trus gak hafal jalan juga repot mas,” Tuturnya.
Red




