Kamis, April 2, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Atasi Masalah Tanggul Jebol, Pemkab Bekasi Minta Bantuan Pemprov dan BBWS

spot_img

Reportika.id || Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi meminta dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk bersama-sama membangun dan memperkuat kembali tanggul-tanggul jebol dan kritis yang dapat menyebabkan banjir.

 

Hal itu disampaikan Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat mengikuti Rapat Koordinasi Gubernur Jawa Barat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di Lembur Pakuan, Subang, Kamis (5/2/2026).

 

“Di Kabupaten Bekasi terdapat 16 titik tanggul yang mengalami kerusakan dan jebol. Kondisi ini tidak bisa ditangani secara parsial. Karena itu kami minta dukungan Pemprov Jabar dan BBWS untuk memperbaiki tanggul jebol dan kritis,” ujarnya.

Baca Juga  H+6 Arus Balik Pelabuhan Bakauheni Tercatat Sebanyak 112 Trip

 

Asep menegaskan, penanganan tanggul jebol harus dilakukan secara menyeluruh, terencana, dan berkelanjutan, mengingat fungsi tanggul sangat vital dalam melindungi masyarakat dari risiko banjir tahunan yang kerap melanda wilayah hilir.

 

Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa dari sisi pembiayaan, penanganan tanggul jebol akan dilakukan melalui skema kolaboratif lintas pemerintah. Sinergi anggaran menjadi kunci agar pembangunan dan perbaikan tanggul dapat segera direalisasikan tanpa menunggu waktu yang terlalu lama.

 

“Pembiayaan akan dilakukan secara bersama-sama, baik dari APBD Kabupaten Bekasi, APBD Provinsi Jawa Barat, maupun melalui dukungan BBWS. Dengan kolaborasi ini, kami berharap proses penanganan bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Baca Juga  Wartawan Jadi Korban Penganiayaan Oknum Aparat di Probolinggo

 

Menurutnya, sinergi antar pemerintah tidak hanya mempercepat pembangunan fisik, tetapi juga memastikan kualitas konstruksi tanggul sesuai dengan standar teknis dan daya dukung lingkungan.

 

Plt. Bupati Bekasi juga menyampaikan harapannya agar ke depan tidak lagi terjadi peristiwa tanggul jebol yang berulang dan merugikan masyarakat. Ia menekankan pentingnya perencanaan jangka panjang serta pengawasan berkelanjutan terhadap kondisi tanggul dan daerah aliran sungai.

 

“Harapan kami ke depan, tidak ada lagi tanggul yang jebol dan masyarakat dapat merasa aman, khususnya saat musim hujan. Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga komitmen bersama untuk melindungi keselamatan warga dan menjaga keberlanjutan wilayah.” pungkasnya.

Baca Juga  Pelaku Penganiayaan di Fly Over Natar Ditangkap Dua Jam Usai Kejadian

 

Bekasikab/Newsroom

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah