Jumat, Februari 6, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Aliansi Mahasiswa Nasional Anti Tirani Sumut Gelar Aksi Terkait Adanya Dugaan Penggelapan Jabatan Oleh Oknum Pejabat PT. Perkebunan Sumatera Utara

spot_img

Reportika.id || Binjai, Sumut – ‎Senin, 23 Desember 2025, Aliansi mahasiswa nasional anti tirani Sumut menggelar aksi terkait adanya dugaan penggelapan dalam jabatan yang di lakukan oleh pejabat PT. Perkebunan Sumatera Utara dalam orasinya ketua Aliansi Muhammad nur Adlin menjelaskan bahwa adanya laporan yang dilakukan oleh PLT direktur PT. PSU terhadap bawahannya yaitu Kasubbag Rumah tangga berinisial ADD

‎”Plt. Direktur PT. Perkebunan Sumatera utara melalui kuasa hukumnya telah membuat laporan polisi secara resmi di Kantor Kepolisian Daerah Sumatera Utara dengan nomor laporan LP/B/1443/IX/2025/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA tanggal 1 September 2025, namun hingga saat ini laporan tersebut dinilai tidak berjalan hal ini menimbulkan pertanyaan besar dikalangan publik sebab permasalahan ini selain merugikan PT. Perkebunan Sumatera Utara (PERSERODA) juga merugikan masyarakat Sumatera Utara secara Umum karena diketahui Bahwa PT. Perkebunan Sumatera Utara ( PERSERODA ) merupakan BUMD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” Jelasnya.

Baca Juga  Prestasi Pemkab Lampung Selatan Terus Mengalir: UHC Award 2026 Jadi Bukti Kepemimpinan Egi-Syaiful Berpihak pada Rakyat

‎Selain itu Adlin juga mengatakan bahwa akibat permasalahan ini PT. PSU mengalami kerugian secara langsung dan tidak langsung, Adlin mengatakan bahwa kerugian yang dialami PT. PSU sampai menyentuh angka 400-500 Milyar rupiah

Baca juga:

‎https://reportika.id/dema-stit-al-washliyah-dan-himmah-kota-binjai-salurkan-bantuan-langsung-kepada-kadus-alur-hitam-untuk-korban-banjir-aceh-tamiang/

‎”Akbiat dari permasalahan ini PT. PSU di duga mengalami kerugian secara langsung dan tidak langsung bahkan nominal kerugian sangat fantastis yaitu hingga menyentuh angka 400-520 miliyar rupiah,” Paparnya.

‎Dalam orasinya Adlin juga mengutarakan harapan nya tentang kasus ini beliau berharap Polda Sumut dapat menangani kasus ini dengan profesional dan transparan

Baca Juga  Catatan Politik Bamsoet: Dari Komitmen Investasi Asing, Presiden Buka Peluang Ciptakan Lapangan Kerja

‎”Kami berharap kasus ini dapat di tangani secara professional dan transparan jangan ada yang di tutupi karena PT. PSU adalah BUMD Pemprov Sumut masyarakat sumut harus tau proses hukum yang berjalan,” Pungkasnya.

‎Setelah menyampaikan orasi, pihak Polda Sumatera Utara menanggapi beberapa tuntutan yang di sampaikan pada pendemo

‎”Saya sebagai pawas menerima tuntutan ini ,saya akan menyampaikan kepada pak Wasidik atau pak Wadir atau pak direktur atau pak kasubdit yang menangani kasus ini, nanti akan saya info sudah sampai mana proses hukum yang berjalan,” Katanya.

Baca Juga  Aksi Jilid 2 di PTPN IV Regional 2: KMMB-SU Tuntut Pemecatan Pejabat Bermasalah dan Pertanggungjawaban Laporan BPK RI

‎Setelah mendengar tanggapan dari pihak Polda Sumatera Utara masa aksi membubarkan diri dengan tertib sebelumnya mereka mengatakan bahwa akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas dan akan menggelar aksi jilid 2 di depan kantor kejaksaan tinggi negeri sumatera Utara karena mereka menduga bahwa hilangnya dokumen-dokumen PT. PSU merupakan konspirasi guna menghilangkan bukti tindak pidana korupsi.

 

‎ Rania

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah