Reportika.id || Binjai, Sumut — Presiden Mahasiswa Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai (Insan Binjai), Ilham Ginting, menyatakan dukungan penuh terhadap program kerja Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhanas RI) setelah pelaksanaan kuliah umum yang disampaikan langsung oleh Gubernur Lemhanas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., di Kampus Insan Binjai.
Dalam kuliah umum tersebut, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan penjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
“Mahasiswa merupakan aset strategis bangsa. Kampus harus menjadi ruang pembentukan karakter, integritas, dan wawasan kebangsaan agar generasi muda mampu menjaga persatuan dan memperkuat ketahanan nasional,” ujar Gubernur Lemhanas RI, TB Ace Hasan Syadzily dalam pemaparannya.
Ia juga menegaskan bahwa Lemhanas RI berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan perguruan tinggi dalam rangka penguatan ideologi Pancasila, wawasan nusantara, serta ketahanan nasional, khususnya di kalangan generasi muda.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Mahasiswa Insan Binjai, Ilham Ginting, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Lemhanas RI beserta materi yang disampaikan. Menurutnya, kuliah umum ini memberikan wawasan strategis bagi mahasiswa dalam memahami tantangan kebangsaan di masa kini dan mendatang.
“Kami mahasiswa Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai mendukung program kerja Lemhanas RI. Kuliah umum ini menjadi bekal penting untuk memperkuat semangat nasionalisme dan tanggung jawab kebangsaan,” ungkap Ilham Ginting.
Lebih lanjut, Ilham menyatakan bahwa Dewan Mahasiswa (DEMA) Insan Binjai siap menjadi mitra strategis Lemhanas RI melalui berbagai kegiatan edukatif dan diskusi kebangsaan di lingkungan kampus.
Kegiatan kuliah umum ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara Lemhanas RI dan Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai (Insan Binjai) dalam mencetak generasi muda yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan peduli terhadap masa depan bangsa.
Rania




