Reportika.id || Subang, Jabar – Khitanan massal (sunatan massal) adalah kegiatan sosial di mana khitan/sunat diberikan secara gratis atau sangat terjangkau untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu, seringkali diselenggarakan oleh lembaga amal, pemerintah, atau perusahaan sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial (CSR) dan edukasi kesehatan. Tujuannya untuk memenuhi kewajiban syariat Islam dan manfaat kesehatan, sering kali diadakan saat liburan sekolah, dan peserta biasanya mendapat bingkisan tambahan seperti perlengkapan sekolah dan uang saku.
Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) adalah program pemerintah Indonesia untuk deteksi dini penyakit, tersedia bagi semua usia mulai dari bayi baru lahir hingga lansia, bisa diakses melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile atau WhatsApp Kemenkes 081110500567, atau datang langsung ke Puskesmas/faskes terdekat
Baca juga:
Donor darah adalah kegiatan sukarela menyumbangkan darah untuk membantu menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan transfusi, seperti penderita anemia, leukemia, atau korban kecelakaan, sekaligus memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor seperti menjaga kesehatan jantung, menurunkan kolesterol, dan deteksi dini penyakit melalui skrining gratis, dengan syarat sehat jasmani-rohani, usia 17-65 tahun, berat minimal 45 kg, serta memenuhi parameter tekanan darah, hemoglobin, dan interval donor yang teratur (minimal 2-3 bulan).
Khitanan massal, pemeriksaan kesehatan gratis, dan donor darah ini dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Pringkasap Kecamatan Pabuaran Kabupaten Subang, kolaborasi dengan Puskesmas Pringkasap season ke 4, Senin 29 Desember 2025.

Kepala Desa Pringkasap, Siti Hotimah, S. ST, mengatakan, pada kegiatan yang ke-4 kali di laksanakan tersebut, diikuti sebanyak 40 anak.
“Jumlah anak yang di khitan 40 anak warga Desa Pringkasap dan luar Desa, ini merupakan agenda rutin, dimana Pemerintah Desa Pringkasap laksanakan kegiatan Bhakti Sosial ini setiap akhir tahun”, ucapnya.
“Harapan kedepannya semoga kegiatan Bhakti Sosial rutin ini bisa berlangsung terus menerus, dengan tujuan membantu orang tua anak yang tidak mampu, setelah di sunat anak di antar ke rumah nya masing masing menggunakan mobil Pemdes Pringkasap, dan anak dikasih mainan, dan uang kadeudeuh,” pungkasnya.
Winata




