Senin, Februari 9, 2026
spot_img
spot_img
spot_imgspot_img

Top News

Nasional

Kriminal

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Ungkap Program Kebijakan di 100 Hari Pertama

spot_img

Reportika || Kab Bekasi – Seusai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Bupati dan Wakil Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan Asep Surya Atmaja disambut oleh ribuan masyarakat Kabupaten Bekasi di lingkungan komplek perkantoran Pemkab Bekasi, Kamis (20/2/2025).

Sesampainya digerbang perkantoran Pemkab Bekasi, Bupati dan Wakil Bupati Bekasi yang baru saja dilantik tersebut langsung diarak menggunakan delman menuju ke kantor DPRD Kabupaten Bekasi hingga ke gedung Swatantra Wibawa Mukti guna mengikuti rangkaian acara penyambutan.

Baca Juga  Pajak Tetap Dipungut, Jalan Rusak Dibiarkan: Warga Villa Mutiara Terpaksa Tambal Jalan Sendiri

Dalam konfrensi pers yang digelar usai acara penyambutan, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang mengungkapkan program kerja dan kebijakan pada 100 hari pertama kepemimpinannya. Ade menyebut, program unggulan yang menjadi prioritas di 100 hari kerja adalah pembangunan infrastruktur di 187 desa dan kelurahan.

Selain itu juga ada bantuan bagi para guru ngaji kampung, serta kenaikan gaji bagi ketua RT dan RW masuk dalam prioritas program dan kebijakannya.

“Ada beberapa program unggulan saya yang memang saya masukan, dan alhamdulillah tersimpan di 100 hari kerja, tadi ada di 187 Desa dan Kelurahan, dan kita 10 guru ngaji kampung untuk diberikan bantuan,” kata Ade.

Baca Juga  Janji Manis Rumah Subsidi Berujung Petaka, Rumah Warga Villa Lestari Terancam Longsor

“Ada juga nanti tahun 2026 tidak bisa dimasukan di 2025 karena memang mengganggu anggaran pembangunan yang lain, insyaallah kita akan bertahap RT RW yang akan dinaikan gajinya, dan beberapa juga ada rutilahu yang akan direalisasikan di 100 hari kerja, sarana prasarana pembangunan jalan, drainase sifatnya untuk membangun Kabupaten Bekasi,” lanjutnya.

Ade juga mengatakan, dalam membangun Kabupaten Bekasi bukan hanya melibatkan para pemangku kepentingan, namun juga harus melibatkan semua unsur masyarakat yang ada salah satunya adalah tokoh masyarakat.

Baca Juga  Camat Pebayuran dan Karang Taruna Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Karangharja

Sehingga apa yang menjadi tujuan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dalam melakukan pembangunan agar bisa tepat sasaran ditengah efisiensi anggaran. “Memang APBD anggaran pendapatan belanja daerah ini adalah anggaran rakyat jadi harus ada transparantif bukan hanya para pelaku kepentingan yang terlibat pembangunan kabupaten Bekasi tetapi juga tokoh masyarakat pun akan kita libatkan,” tutupnya.

Ekka

Artikel Lainnya

Peristiwa

Daerah